fbpx

Kontak Info:

Phone:021 29134017
Mobile:+62 877-7177-5663
Website:Belipart
Edukasi

Motor Korek Harian Haram Sering Ganti Jenis BBM!

Banyak pengendara motor yang masih salah kaprah terhadap bahan bakar, terutama saat ingin melakukan pengisian. Saat ini memang banyak bahan bakar yang bisa digunakan untuk motor, mulai dari Premium, Pertalite, Pertamax, hingga Pertamax Plus. Biasanya saat jenis bahan bakar yang kita gunakan sudah habis, sementara kondisi tangki sudah kritis, banyak dari pengendara yang memilih beralih untuk ganti jenis BBM lainnya. Misal, jika sebelumnya menggunakan Pertalite, maka diganti dengan Pertamax.

Nah, sebetulnya jika Sobat Bikers pengen ganti jenis bahan bakar motor, nggak masalah asal darurat, dan saat kondisi tangki benar-benar kosong. Dan khusus motor yang memiliki kompresi mesin yang tinggi, hal semacam ini bisa dikatakan haram, kecuali mengganti dengan jenis bensin dengan selisih oktan yang dekat. Pasalnya, semua jenis bahan bakar memilki unsur penyusun yang sama di atas rantai hidrokarbon, sehingga nggak masalah jika 1-2 jenis bahan bakar tercampur dalam satu tangki. Kalau ingin kembali menggunakan bahan bakar lama, cukup tunggu hingga bahan bakar pengganti habis. Dengan catatan, harus konsisten!

 

Gonta-Ganti BBM Bahaya Buat Mesin?

Tentu banyak dari Sobat Bikers bertanya? Kalau sering gonta-ganti jenis BBM bagaimana? Ternyata hal ini bisa jadi masalah besar lho, mengganti jenis bahan bakar (nilai oktan yang nggak konsisten) nggak boleh seenaknya. Hari ini pakai Pertalite, lalu besoknya pakai Premium, ganti lagi pakai Premium, dan seterusnya. Selain itu, ada juga yang mencampur BBM jenis Premium dengan Pertamax agar kandungannya setera dengan Pertalite. Ini lucu sekali, padahal nggak seperti itu, justru oktan bahan bakar jadi nggak terukur. Lah kan dalam mencampur kita nggak tahu berapa takaran masing-masing.

isi bbm pertamax turbo

Jika kalian termasuk salah satunya, segera hindari kebiasaan ini. Pasalnya, tiap mesin punya nilai kompresi yang berbeda dan umumnya sudah disesuaikan dengan BBM yang ada di pasaran. Perlu di ingat nih sob, jika bahan bakar yang biasa digunakan diganti, mesin secara otomatis akan menyesuaikan kembali kompresinya. Peralihan cepat inilah yang berdampak buruk buat Mesin, bisa jadi bikin performa motor loyo, mesin susah dihidupkan, terakhir jadi mudah rusak.

Dikutip dari laman suzuki.co.id, hal yang sama berlaku juga kalau sering gonta-ganti BBM dari merek satu ke merek lain, misalnya dari Pertamina ke Shell. Perlu di ingat kalau tiap produsen punya konfigurasi yang berbeda, jadi hal ini bisa membuat mesin kaget dan timbulkan masalah di dalamnya. Intinya, kalau Sobat Bikers mau beralih bahan bakar, sebaiknya dilakukan secara konsisten. Jangan dicampur-campur!

Beri Komentar

Video Belipart