fbpx

Kontak Info:

Phone:021 29134017
Mobile:+62 877-7177-5663
Website:Belipart
perbedaan oli mineral dan oli sintetik
Komparasi

Kelebihan & Kekurangan, Ini Perbedaan Oli Mineral Dan Sintetik!

Diantara oli sintetik dan oli mineral, keduanya punya diferensi dalam metode pembuatan dan bahan dasarnya. Satu-satunya perbedaan yang paling mendasar antara oli sintetik dan oli mineral adalah molekul dan struktur dari kedua jenis pelumas ini. Sebagai hasil inovasi lanjutan nggak heran kalo oli sintetik diklaim memiliki molekul dan partikel yang lebih seimbang. Di sisi lain hal tersebut nggak dimiliki oleh pelumas mineral. 

perbedaan molekul oli mineral dan sintetik

Perbedaan Dasar, Plus & Minus Tiap Oli

Oli Sintetik

Nah, oli ini yang biasanya banyak dipakai oleh para bikers dan paling banyak dijual di bengkel-bengkel. Pelumas jenis ini sebenarnya juga dibuat dari bahan dasar alias base oil yang berasal dari oli mineral. Perbedaan pada Polyalphaolifins (bagian terbersih dari pemilahan dari oli mineral) inilah yang menjadikan oli sintetik lebih bagus. Campuran bahan kimia aditif lainnya bikin oli sintetik punya kekentalan yang jauh lebih stabil meski cenderung lebih encer daripada oli murni. 

 

Kelebihan oli sintetik:

  • Oli sintetik cenderung lebih stabil pada temperatur tinggi (less volatile) jadi nggak gampang menguap.
  • Unsur kimia deterjen dapat mencegah endapan karbon pada mesin.
  • Kebanyakan oli jenis ini lebih encer sehingga resistansi ke celah terkecil lebih minim.
  • Menjaga mesin relatif lebih dingin.
  • Lebih awet (penyebab oli motor cepat habis, baca disini), karena tahan terhadap penguapan/oksidasi.
  • Dapat membersihkan mesin dari kerak karbon.
  • Oli sintetik ini nggak cepat menghitam.

Kekurangan oli sintetik:

  • Harga oli sintetis cukup mahal hingga 2-4 kali lipat harga oli mineral.
  • Kurang ideal untuk motor lawas. Baca referensinya disini!

 

Oli Mineral (Non-Sintetik)

pengolahan minyak bumi

Perbedaan mendasar dari oli mineral sendiri terbuat dari ekstrak minyak mentah yang bahannya benar-benar diambil dari pengolahan minyak bumi, sob! Lalu olahan mineral ini ditambah beberapa zat aditif agar bisa bekerja lebih baik. Meski begitu, tetap saja kinerjanya belum secanggih oli sintetik. Daya tahan dinilai masih kurang karena mengandung kotoran yang masih cukup tinggi yang dibawa dari pengolahan itu sendiri. Namun jangan salah, oli jenis ini punya kelebihan loh! Antara lain :

 

Kelebihan oli mineral:

  • Mengikis komponen baru (silinder blok) agar kedua komponen bertautan bisa selaras.
  • Menjaga mesin motor lawas lebih awet.
  • Getaran mesin cenderung lebih halus saat mesin dingin.
  • Harga yang jauh lebih murah dibanding oli sintetik.

Kekurangan oli mineral:

  • Struktur molekul yang nggak seimbang.
  • Meninggalkan kerak pada permukaan komponen mesin.
  • Performa mesin terasa berbeda saat suhu mesin dingin dan panas.

 

Baca juga : 4 Jenis Oli Motor Yang Musti Dipahami, Jangan Salah Beli!

 

Oli Mineral Dan Sintetik, Bagus Mana?

jenis oli motor full sintetis

Pemakaian oli sintetik disarankan untuk mesin dengan teknologi terbaru yang menuntut sistem pelumasan yang lebih baik, yang mana celah antar part lebih sempit (presisi). Pada mesin dengan spesifikasi tinggi (penggunaan khusus) seperti balap, “fitur” pada oli sintetik sangat dibutuhkan. Sebab kandungan atau unsur yang terdapat dalam cairan pelumas ini memang diciptakan agar performa yang lebih maksimal. 

Lebih baik sobat menggunakan oli yang sesuai  dengan spesifikasi dan karakter mesin motor kalian. Misal, motor dengan tahun produksi 2010 keatas disarankan untuk memilih oli sintetik sebagai pelumas kendaraan Kalian, baik itu oli semi sintetik (campuran dengan oli mineral) atau oli full-sintetik. Begitu sebaliknya, dibawah tahun tersebut, sobat bisa lebih hemat jika pakai oli mineral. 

Beri Komentar