fbpx

Kontak Info:

Phone:021 29134017
Mobile:+62 877-7177-5663
Website:Belipart
sohc dohc
Edukasi

SOHC Dan DOHC, Pengertian Hingga Cara Kerjanya.

Dalam otomotif roda dua tentunya yang paling sering kita dengar adalah istilah mesin DOHC dan mesin SOHC. Umumnya SOHC dan DOHC yang digunakan pada motor sering diperdebatkan terkait masing-masing performanya. Ada yang bilang SOHC lelet, DOHC boros dan berbagai macam lagi celaan yang dilontarkan. Nah pertanyaannya apakah kalian mengerti arti dari singkatan tersebut? Apakah kalian tahu bahwa selain DOHC juga ada teknologi SOHC? Disini gue akan sedikit mengupas pengertian dari SOHC dan DOHC.

 

Jenis Mesin SOHC

SOHC alias Single Over Head Camshaft, yaitu mesin yang menggunakan satu Camshaft atau yang bisa dikenal dengan noken as. Jadi setiap silinder terdapat satu noken as dengan 2 klep, yaitu klep in dan klep ex. Klep in yang berfungsi untuk menghisap campuran udara dan bensin kedalam ruang bakar dan klep ex berfungsi sebagai membuang sisa pembakaran ke knalpot. Siklus kerja mesin 4-tak bisa sobat baca lagi disini.

 

Cara Kerja SOHC

sohc

Rantai penggerak langsung memutar camshaft sehingga cam menekan rocker arm. Lobe noken as berfungsi sebagai input untuk menggerakkan klep in (IN) dan katup buang (EX), agar membuka dan menutup sesuai dengan timing pembakaran. Tipe ini komponennya sedikit sehingga biaya produksi dan perawatan otomatis lebih murah. Disebut single over head camshaft karena hanya menggunakan satu cam pada desainnya. 

 

Baca juga : Kelebihan & Kekurangan, Ini Perbedaan Oli Mineral Dan Sintetik!

 

Jenis Mesin DOHC

DOHC (Double Over Head Camshaft), yang maksudnya adalah pemakaian dua buah camshaft atau noken as di tiap kepala silindernya. Sehingga satu cam dengan dua katup/klep in untuk mengatur masuknya mixture bensin dan udara. Begitu pula satunya (camshaft) lagi mengatur dua katup exhaust untuk membuang sisa gas pembakaran. 

 

Cara Kerja DOHC

dohc

Jika pada sistem SOHC menggunakan rocker arm untuk menggerakkan klep, DOHC sedikit agak berbeda. Pada sistem yang satu ini, keberadaan temlar atau rocker arm nggak dibutuhkan lagi. Jadi, lobe noken as melakukan kontak langsung terhadap batang klep, oleh karena itu DOHC nggak ada setelan klep.

Langkah pertama piston bergerak dari titik mati atas ke titik mati bawah, posisi klep in terbuka dan klep ex tertutup, mengakibatkan udara atau gas terhisap masuk ke dalam ruang bakar. Proses udara atau gas sebelum masuk ke ruang bakar bisa dilihat pada sistem pemasukan.

Selanjutnya piston bergerak dari titik mati bawah ke titik mati atas, posisi klep in dan ex tertutup, mengakibatkan udara atau gas dalam ruang bakar terkompresi. Beberapa saat sebelum piston sampai pada posisi titik mati atas, waktu penyalaan (timing ignition) terjadi pada mesin bensin berupa nyala busi.

Mixture yang terbakar dalam ruang bakar kemudian diledakkan, sehingga piston terdorong dari titik mati atas ke titik mati bawah. Langkah ini adalah proses yang akan menghasilkan tenaga.

Fase final yaitu momen buang yang dimana posisi klep in tertutup dan klep ex terbuka, mendorong sisa gas pembakaran menuju port exhaust. Dan begitulah seterusnya. Hanya saja, dari segi biaya, DOHC masih sedikit lebih mahal dari SOHC, sebab komponen yang relatif lebih banyak dan kompleks.

Beri Komentar